Wajah sedih Murid TK Pabbata Ummi di Acara Penutupan COIN HIMIKOM UMI

Wajah Sedih Murid TK Pabbata Ummi di Acara Penutupan COIN HIMIKOM UMI

Suarahijau.com,Makassar-Raut wajah para Murid Taman kanak-kanak (TK) milik Yayasan Pabbata Ummi nampak sedih pada acara penutupan Kegiatan Communication Exploring (COIN) Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universiatas Muslim Indonesia (HIMIKOM UMI) yang berlokasi di Jl. AMD Borong Jambu,kelurahan Tamangapa. Senin,(30/8/2021).

Program kerja (PROKER) Pengurus HIMIKOM UMI Periode 2021-2022 yang bertujuan untuk pengabdian kepada masyarakat telah resmi ditutup sehingga membuat banyak anak-anak menampakkan raut wajah sedihnya. Hal tersebut dikarenakan para pengajar/pendamping dari warga HIMIKOM UMI tidak lagi dapat bertemu diruang kelas seperti biasanya.

Salah satu murid Taman kanak-kanak bernama Aisyah yang masih berumur 8 tahun ketika naik memberikan kesannya selama kegiatan COIN dilaksanakan nampak memperlihatkan raut wajah sedihnya yang disertai air mata.

“Terima kasih banyak kepada kakak yang telah ajar ka selama ini”. Ucap Aisyah saat menyampaikan kesannya dengan disertai suara lirih.

Adapun Jupri saat menyampaikan kesannya diacara penutupan COIN yang menampakkan pula raut wajah begitu sedih dikarenakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut telah ditutup atau selesai.

“Terima kasih kepada semua kakak karena telah mengajar dan menemani kami disini selama lima hari”.Ucap Jupri.

Jupri juga menambahkan kesannya dengan memberikan pesan kepada Warga HIMIKOM agar tetap semangat dan bisa kembali untuk mengajar mereka.

“Untuk kakak semua tetap ki semangat dan jangan lupa untuk kembali datang mengajarkan kami banyak hal”.tambahnya.

Musdalifah Jusman selaku Kordinator kegiatan Edukasi turut menyampaikan pesan terima kasihnya kepada para murid beserta pendamping karena telah menyuseskan kegiatan COIN tersebut.

“Untuk semua adik-adik,saya banyak banyak mengucapkan terima kasih karena telah meluangkan waktunya, saya juga mengucapkan terima kasih kepada salah satu tenaga pengajar disini yakni kak Mila, saya sangat bersyukur karena telah di pertemukan kalian dan sangat – sangat bersyukur. Satu pesan saya, tetap semangat meraih cita-cita dan adik-adik tetap semangat meraih mimpi karena apapun hal yang terjadi pasti akan bisa lewati”.Ucap ifa.

Penulis : Qadri/Red

Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca