Himikom Umi berikan wadah kepada anggota Himikom Umi untuk tampilkan karya di Dimensi volume 10

Suarahijau.com, Makassar – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (Himikom Umi) berikan wadah kepada anggota Himikom Umi untuk menampilkan karya pada pergelaran Dimensi komunikasi volume 10 (Dikom Vol 10). Minggu (23/10/2022).

Pada rapat ke-4 Dimensi Vol 10, kepanitian membahas terkait guestar yang akan di datangkan serta penjualan tiket juga salah satunya ialah adanya wadah pengumpulan karya milik anggota Himikom Umi.

Adam selaku Koordinator Divisi Acara yang menanggulangi persoalan pengumpulan karya menjelaskan bahwa akan ada pengumpulan karya anggota Himikom Umi pada event Dikom Vol. 10, yang dimulai pada tanggal 17 Oktober – 5 Desember 2022.

“Ia terkait nanti di event Dikom itu akan ada pengumpulan karya dari seluruh anggota Himikom Umi dan sementara kita kumpulkan terus karyanya, ” ucap Adam.

Baca Juga :

Osis SMAN 6 Makassar Sukses menggelar kegiatan seminar kesehatan

Lanjut, Adam juga menyampaikan bahwa dia mendapatkan saran dari pengurus Himikom Umi mi agar dapat memberikan sertifikat penghargaan kepada anggota Himikom Umi yang mengumpulkan karyanya.

“Ia tadi waktu rapat tadi ada saran bahwa nanti dibuatkan sebuah sertifikat kepada anggota yang mengumpulkan karyanya, ” tambahnya.

Harry Ashari, selaku Kepala Bidang Minat dan Bakat menyampaikan apresiasi kepada panitia karena telah berinisiatif untuk mengumpulkan karya.

“Ini merupakan langkah yang baik serta memang ini adalah esensi dari dimensi dimana pengumpulan karya dapat memberikan suatu wadah kreatifitas kepada anggota Himikom Umi itu sendiri, ” tutup Harry.

Diketahui bahwa tempat pengumpulan karya dapat dikumpulkan di sekretariat Himikom Umi dan Bale-bale Himikom umi lantai 1 Fakultas Sastra UMI.

Penulis: Suqad Bys

Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca